Mengatasi Kolik Pada Bayi

Mayoritas bayi terkena serangan berteriak, atau menangis yang tiada henti-hentinya, yang biasanya terjadi sekitar jam enam sore, sebelum atau sesudah makan malam. Kejadian ini adalah biasa dan wajar, tetapi jika teriakan dan tangisan itu semakin kencang, sehingga wajah bayi menjadi merah, kedua bagian bawah matanya meninggi dan terlihat keluar, dan semua usaha yang dilakukan oleh seorang ibu untuk menenangkan bayinya telah gagal, baik itu memberinya makan, membawa ke kasur, atau yang lainnya, maka penyebab dari itu semua adalah kolik atau colic.

Colic mempunyai banyak sebab, di antaranya karena bayi merasa lapar, atau pencernaannya terganggu karena perut terlalu penuh dengan makanan, atau alergi, atau susah buang air besar, atau mencret, atau banyak gas dalam perut, atau sulitnya pencernaan, atau adanya kerusakan pada usus dan mulai aktif bekerja.

Seorang ibu haruslah berusaha menenangkan bayinya dengan berbagai cara berikut ini:

  • Pangkulah bayi Anda dan perlahan-lahan goyanglah dengan goyangan yang teratur.
  • Letakkan di atas kursi goyang yang bergerak dengan perlahan dan teratur.
  • Biasanya bayi ditidurkan dengan tengkurap, karena posisi ini akan lebih nyaman baginya, terutama jika sebab colicnya adalah dikarenakan adanya gas di dalam perut.
  • Adanya suara di samping bayi yang menemani, dapat memberi pengaruh untuk menghentikan teriakan bayi seperti suara radio.
  • Jika cara-cara di atas tidak juga berhasil dalam menghentikan teriakan bayi dan dia masih terus menangis, maka dia harus dibawa ke dokter spesialis.


Related Posts with Thumbnails

Simak Juga Artikel Berikut:



1 komentar:

Asep Rohman said...

Suatu saat anak saya pernah mengalami gejala seperti itu dan saya kaget, saya pikir anak saya melihat hantu atau semacamnya, tetapi sekarang saya tau kalo itu ternyata kolik pada bayi. thanks ya infonya

Post a Comment

 
Design by Themes | Powered by Blogger | Bloggerized by Bincanganak
Free Automatic Backlink Family Blogs Top Parents blogs